Portal Berita Garoet Pos
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
Portal Berita Garoet Pos
No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle
Home Historia

Mengenang Kembali Sejarah Tragedi Berdarah di Trisakti 12 Mei 1998

Sejarah Kelam Tragedi Berdarah 12 Mei 1998 di Trisakti Empat Orang Mahasiswa Jadi Korban Penembakan Berdarah

Hermawan Furqon by Hermawan Furqon
May 12, 2022
in Historia
0

Garoetpos.com – 12 Mei 1998 menjadi tonggak bersejarah bagi lahirnya reformasi di Indonesia. Sejarah kelam atas tragedi penembakan berdarah kepada elemen massa dari mahasiswa di Universitas Trisakti.

Saat itu penembakan brutal dilakukan kepada mereka yang menuntut dilengserkannya Soeharto dari jabatannya sebagai Presiden RI.

Empat mahasiswa Universitas Trisakti menjadi korban penembakan berdarah. Mereka yakni, Almarhum Elang Mulia Lesmana; Heri Hertanto; Hafidin Royan; dan Hendriawan Sie. Keempat pejuang reformasi itu meninggal dunia dengan luka tembak yang mengenaskan.

Tepat pada hari ini, 24 tahun sudah tragedi berdarah itu berlalu. Tersisa perjuangan reformasi yang kini dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia. Dalam kesempatan ini, Garoetpos.com mencoba mengulas sedikit tentang sejarah serta latar belakang terjadinya tragedi berdarah 12 Mei di Trisakti.

 

Dari sejumlah sumber yang dihimpun, tragedi berdarah itu bermula ketika krisis finansial di Asia yang berdampak pada Indonesia. Indonesia turut mengalami krisis moneter. Tak hanya itu, praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) saat itu juga menjadi sebabnya. Mahasiswa menjadi garda terdepan dalam gelaran aksi demonstrasi di berbagai daerah.

 

Tepat pada 12 Mei 1998, para mahasiswa menggelar aksi besar-besaran yang berpusat di Gedung DPR RI. Salah satu yang berencana turut dalam aksi tersebut yakni para mahasiswa Universitas Trisakti. Namun demikian, rencana mahasiswa Trisakti bergabung ke Gedung DPR RI diblokade oleh Polri dan TNI.

Mahasiswa Trisakti yang semula menggelar aksi damai di Kampus dan berencana menuju ke Gedung DPR akhirnya terhambat hingga sore hari. Para mahasiswa Trisakti lantas bertahan dan bernegosiasi dengan aparat Polri dan TNI untuk bisa bergabung ke Gedung DPR.

 

 

Mahasiswa gagal untuk menembus blokade Polri dan TNI. Mereka memilih untuk mundur ke kampus. Situasi tiba-tiba memanas. Suara tembakan mulai terdengar. Aparat dilaporkan menembakkan peluru ke arah mahasiswa. Para mahasiswa berlari menyelamatkan diri ke dalam Kampus Trisakti.

Aparat dilaporkan masih terus melakukan serangkaian penembakan ke arah mahasiswa di dalam Kampus Trisakti. Tak hanya penembakan, aksi pemukulan, pengeroyokan, hingga pelecehan seksual dilaporkan juga turut dialami oleh para mahasiswa-mahasiswi Trisakti.

Sesaat itu juga, korban mulai berjatuhan. Tak sedikit korban yang tergeletak di jalan dekat Kampus Trisakti. Sebagian korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras. Hingga pukul 20.00 WIB, dipastikan empat tewas tertembak. Sedangkan satu lainnya kritis.

Aparat keamanan berdalih tidak menggunakan peluru tajam saat itu. Namun, hasil otopsi menunjukkan bahwa kematian empat mahasiswa tersebut disebabkan peluru tajam. Hasil sementara, diprediksi peluru tersebut hasil pantulan dari tanah peluru tajam untuk tembakan peringatan.

Setelah mendapat laporan adanya korban jiwa, sejumlah petinggi aparat keamanan langsung menggelar jumpa pers sekira pukul 01.30 WIB di Mapolda Metro Jaya.

Jumpa pers tersebut dihadiri Pangdam Jaya, Mayjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin; Kapolda Mayjen (Pol) Hamami Nata; Rektor Trisakti Prof. Dr. R. Moedanton Moertedjo; dan dua anggota Komnas HAM AA Baramuli dan Bambang W Soeharto. (*)

Share :
Tags: 12 Mei 1998Tragedi Trisakti
Hermawan Furqon

Hermawan Furqon

Praktisi IT Yang Menggemari Dunia Musik, Film dan Game

Related Posts

Bagaimana Islam Mengubah Arah Politik Kerajaan Sumedang Larang di Abad ke-16?
Historia

Bagaimana Islam Mengubah Arah Politik Kerajaan Sumedang Larang di Abad ke-16?

by Adis Cahyana
June 11, 2026
Memahami Arti LGBT, Faktor Penyebab, dan Berbagai Istilah LGBT
Historia

Memahami Arti LGBT, Faktor Penyebab, dan Berbagai Istilah LGBT

by Hermawan Furqon
May 14, 2023
Jika Pernah Mimpi Tertawa, Ternyata Ada yang Bermakna Kesedihan, Benarkah?
Historia

Jika Pernah Mimpi Tertawa, Ternyata Ada yang Bermakna Kesedihan, Benarkah?

by Hermawan Furqon
February 20, 2023
Ternyata Indonesia Termasuk 10 Negara Dengan Tubuh Penduduknya Terpendek di Dunia
Historia

Ternyata Indonesia Termasuk 10 Negara Dengan Tubuh Penduduknya Terpendek di Dunia

by Hermawan Furqon
February 20, 2023
Sambang RW, Kapolsek Banyuresmi Berdiskusi Dengan Warga Sukakarya
Historia

Sambang RW, Kapolsek Banyuresmi Berdiskusi Dengan Warga Sukakarya

by Hermawan Furqon
February 2, 2023
Next Post
Diduga Sakit Jiwa, Seorang Pria di Garut Pukul Warga Dengan Cangkul Hingga Tewas

Diduga Sakit Jiwa, Seorang Pria di Garut Pukul Warga Dengan Cangkul Hingga Tewas

Sebanyak 381 Ekor Sapi di Garut Positif Terinfeksi PMK Yang Tersebar di 9 Kecamatan

Sebanyak 381 Ekor Sapi di Garut Positif Terinfeksi PMK Yang Tersebar di 9 Kecamatan

Kepengurusan HPN di Sahkan Menkumham Berdasarkan KLB

Kepengurusan HPN di Sahkan Menkumham Berdasarkan Hasil KLB

No Result
View All Result
Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen
Regional

Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen

by Hermawan Furqon
July 27, 2026
0

Garoetpos.com - Garut, 27 Juli 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut terus memperluas penyebarluasan informasi kepada...

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Dukungan Pendidikan Al-Qur’an dengan Penyaluran 40 Mushaf untuk Santri

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Dukungan Pendidikan Al-Qur’an dengan Penyaluran 40 Mushaf untuk Santri

July 23, 2026
PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

July 22, 2026
Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

July 21, 2026
Polsek Leles dan Leles Lestari Foundation Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polsek Leles dan Leles Lestari Foundation Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

July 20, 2026
Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN

Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN

July 16, 2026
Portal Berita Garoet Pos

  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2026 Garoetpos.com - PT Calva Literasi Mandiri - Build by Calva Indonesia

No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle

© 2026 Garoetpos.com - PT Calva Literasi Mandiri - Build by Calva Indonesia

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used