Portal Berita Garoet Pos
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
Portal Berita Garoet Pos
No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle
Home News Regional

Catatan Perjuangan Nakes dan Non Nakes di Garut Untuk Menentukan Nasibnya

Hermawan Furqon by Hermawan Furqon
July 2, 2022
in Regional
0

Garoetpos.com – Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan mendasar bagi semua manusia. Karena tanpa kesehatan yang baik, maka setiap manusia akan sulit dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari. Tenaga kesehatan (Nakes) berperan besar dalam menentukan pembangunan kesehatan. Baik itu Nakes yang berstatus honorer maupun yang berstatus ASN. Bekerja sebagai Nakes maupun Non Nakes adalah mengabdi kepada kemanusiaan dan menjadi pelayan masyarakat.

Namun kini, pemerintah telah memutuskan bahwa pada tahun 2023, tenaga honorer akan hapus dan beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keputusan pemerintah itu membuat honorer nakes dan non nakes cemas akan nasibnya. Salah satunya nakes dan non nakes nonorer yang ada di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Forum Komunikasi Honorer Nakes (FKHN) Kabupaten Garut, masih khawatir meskipun sudah ada kabar baik mengenai pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2022. Pasalnya, hingga saat ini Tenaga Kesehatan maupun non tenaga kesehatan honorer belum juga diangkat menjadi ASN ataupun PPPK.

Berikut ini sejumlah catatan FKHN Kabupaten Garut untuk memperjuangkan nasib nakes dan non nakes yang dihimpun Garoetpos.com.

1. FKHN Garut melalukan aksi demontrasi dan audiensi pada Kamis (23/6) di Gedung DPRD Garut telah membangun pemahaman dan kesadaran honorer nakes non nakes bahwa pemerintah bermaksud menghapus honorer pada 28 November 2023. Diam berarti tenggelam, nakes non nakes di fasyankes dan masyarakat akan jadi korban, berjuang pasti menemukan jalan demi secercah harapan.

2. Aksi demontrasi FKHN yang melibatkan seribuan lebih honorer lintas profesi kesehatan dan non nakes dari berbagai pelosok dan instansi kesehatan telah membentuk opini publik bahwa honorer nakes non nakes terdzolimi, garda terdepan yang nyaris terdepak, termarjinalisasi bukan diapresiasi.

3. Konsultasi FKHN bersama komisi 4 DPRD, Sekda dan Dinkes kepada Dirjen Nakes Kemenkes RI membuka fakta bahwa Pemda Garut belum miliki konsep yang jelas dan tidak serius dalam menyikapi SE Kemenpan RB tentang penghapusan honorer, kuota 100 formasi PPPK untuk honorer nakes non nakes sangat tidak rasional dari kebutuhan di lapangan. Jika situasi ini dibiarkan, FKHN pastikan pelayanan kesehatan di Garut akan lumpuh saat honorer dihapuskan.

4. Ketidakjelasan sikap Pemda juga terjadi karena kurangnya input dan pergerakan dari para honorer nakes non nakes sendiri yang tidak pernah berpikir tentang penghapusan honorer, selama ini sudah nyaman dengan sistem BLUD dalam penggajihan dan perekrutan nakes. Serta analisis, pemetaan dan pengelolaan SDM nakes non nakes oleh Kemenkes RI yang tidak jelas serta kebijakan yang tambal sulam.

5. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama bagi Pemda Garut untuk menambah kuota PPPK nakes non nakes sesuai SISDMK, karna sesuai Perpres 98 tahun 2020 sistem penggajihan dan tunjangan PPPK menjadi kewajiban Pemda setempat.

Oleh sebab itu, FKHN pun mempertanyakan jika untuk honorer guru Pemda Garut berani menentukan kuota besar, kenapa untuk pahlawan kemanusiaan, garda terdepan para honorer nakes non nakes, Pemda hanya memberikan kuota ala kadarnya.

6. FKHN Garut Konsultasi ke Kemenpan RB pada Kamis (30/6), yang mendapatkan informasi dari pejabat setempat bahwa jika ada tambahan pengajuan formasi PPPK nakes non nakes ditunggu paling lambat 8 Juli 2022. FKHN Garut berharap dapat maksimalkan peluang tersebut, menurutnya lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Agar sejarah mencatat bahwa mereka sudah berjuang.

Sementara Ketua FKHN Kabupaten Garut, Emul Mulyana mengatakan jika para Honorer Nakes dan non Nakes harus tetap bergerak konsolidasi dan koordinasi untuk menentukan nasibnya sendiri.

“Kita tidak mungkin menggantungkan hidup pada orang lain. Saatnya honorer kesehatan konsolidasi, koordinasi dan bergerak tentukan nasibnya sendiri”.,ujarnya.

Menurutnya, dalam menentukan nasib para tenaga kesehatan, FKHN akan tetap berjuang sampai titik darah penghabisan. Selain itu juga FKHN meminta pemerintah membuka formasi pengangkatan PPPK bagi non nakes. karena menurutnya, peran dari non nakes juga sangat penting dan patut di apresiasi. (Adis Cahyana)

Share :
Tags: FKHN GarutNakesTenaga Honorer Dihapus
Hermawan Furqon

Hermawan Furqon

Praktisi IT Yang Menggemari Dunia Musik, Film dan Game

Related Posts

PLN UP3 Garut Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layangan Dekat Jaringan Listrik di Musim Kemarau
Regional

PLN UP3 Garut Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layangan Dekat Jaringan Listrik di Musim Kemarau

by Hermawan Furqon
July 28, 2026
Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen
Regional

Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen

by Hermawan Furqon
July 27, 2026
PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an
Peduli Berbagi

PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

by Hermawan Furqon
July 22, 2026
Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut
Peduli Berbagi

Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

by Hermawan Furqon
July 21, 2026
Tahun Ajaran Baru, PLN Ajak Masyarakat Garut Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50%
Regional

Tahun Ajaran Baru, PLN Ajak Masyarakat Garut Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50%

by Hermawan Furqon
July 15, 2026
Next Post
Nasabah Bank BRI Menyesalkan Bank BUMN itu Kekurangan Kartu ATM

Nasabah Bank BRI Menyesalkan Bank BUMN itu Kekurangan Kartu ATM

Persembahan Alam dari Cibolerang, Sebuah Pesona, Taman Mata Air.

Persembahan Alam untuk Sebuah Pesona

Gadis Asal Wanaraja Garut Dikabarkan Hilang Setelah Dijemput Teman Pria

Gadis Asal Wanaraja Garut Dikabarkan Hilang Setelah Dijemput Teman Pria

No Result
View All Result
Kinerja Semester 1: Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%
News

Kinerja Semester 1: Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%

by Ogi Andreansyah
July 29, 2026
0

Garoetpos.com- . Memasuki usia ke-12 tahun, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah yang...

PLN UP3 Garut Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layangan Dekat Jaringan Listrik di Musim Kemarau

PLN UP3 Garut Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layangan Dekat Jaringan Listrik di Musim Kemarau

July 28, 2026
Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen

Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen

July 27, 2026
PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Dukungan Pendidikan Al-Qur’an dengan Penyaluran 40 Mushaf untuk Santri

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Dukungan Pendidikan Al-Qur’an dengan Penyaluran 40 Mushaf untuk Santri

July 23, 2026
PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

July 22, 2026
Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

July 21, 2026
Portal Berita Garoet Pos

  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2026 Garoetpos.com - PT Calva Literasi Mandiri - Build by Calva Indonesia

No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle

© 2026 Garoetpos.com - PT Calva Literasi Mandiri - Build by Calva Indonesia

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used