Garoetpos.com – Garut, 27 Februari 2026. Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini terus dilakukan melalui aksi nyata kepedulian sosial. Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut melaksanakan program bantuan perbaikan ruang kelas di Raudhatul Athfal (RA) Al–A’Syiyyah, yang berlokasi di Kampung Sirna Syukur RT 04 RW 02, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian insan PLN terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa.
“Melalui YBM PLN, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak. Lingkungan belajar yang nyaman menjadi faktor penting dalam membentuk semangat dan kualitas pembelajaran sejak usia dini,” ucap Atikah.
Program ini merupakan bagian dari komitmen YBM PLN dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian fasilitas pendidikan.
Perbaikan dilakukan pada ruang kelas yang sebelumnya mengalami kondisi kurang layak, sehingga diharapkan proses kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal serta meningkatkan semangat belajar anak-anak sejak usia dini.

Atikah menambahkan bahwa dana bantuan yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang dihimpun melalui YBM PLN dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program sosial yang berkelanjutan.
Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengapresiasi pelaksanaan program sosial yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial masyarakat. Dukungan terhadap fasilitas pendidikan seperti ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi masa depan,” ungkap Sugeng.
Melalui program ini, YBM PLN UP3 Garut berharap keberadaan ruang kelas yang lebih representatif dapat memberikan kenyamanan bagi tenaga pendidik maupun peserta didik, sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang dengan lebih baik.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam menghadirkan energi tidak hanya melalui listrik, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.














