Garut, 15 Maret 2026 – Kebahagiaan tampak hadir di wajah 20 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Panti Asuhan Yayasan Muhammad Khopia Darussalam, Garut, pada Jumat, 13 Maret 2026. Momen tersebut teriring dalam kegiatan penyaluran santunan yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Baitul Maal Madani, sebagai bagian dari ikhtiar berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Santunan berupa uang tunai, paket sembako, dan parsel makanan bergizi disalurkan sebagai bentuk perhatian bagi anak-anak panti, terlebih menjelang Lebaran yang biasanya membawa berbagai kebutuhan tambahan. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberi manfaat dan menemani mereka menyambut hari raya dengan lebih hangat.
Salah satu anak panti, Nurul Fadilah mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya senang sekali hari ini, dapat banyak. Uangnya mau saya pake untuk beli buku cerita, terima kasih banyak untuk Bapak dan Ibu dari PNM,” ujar Nurul Fadilah.
Pengurus Panti Asuhan Yayasan Muhammad Khopia Darussalam, Muhammad Jihan Khopia, menyambut baik kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PNM atas perhatian dan kepeduliannya. Santunan ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujarnya.
Di waktu yang berdekatan, perhatian juga diarahkan kepada nasabah PNM yang terdampak bencana tanah longsor di wilayah Unit Mekaar Wado. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap nasabah yang sedang menghadapi masa sulit, dengan harapan dapat sedikit membantu kebutuhan mendesak serta menjadi penguat di tengah upaya mereka untuk bangkit kembali.
Pemimpin Cabang PNM Cabang Garut, Sumawinata, dalam sambutannya menyampaikan “PNM, melalui Baitul Maal Madani, memiliki misi untuk tidak hanya memberdayakan ekonomi masyarakat, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan sosial. Kami berharap santunan ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi mereka yang diberikan bantuan untuk terus semangat, tak merasa sendirian, dan juga kembali percaya bahwa besok pasti akan baik,” ujarnya.














