Pameungpeuk, 30 April — Semangat untuk terus bermanfaat bagi masyarakat terus menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial dimasyarajat Garut. PNM, kepanjangan dari Permodalan Nasional Madani Cabang Garut, sebuah lembaga keuangan dan pemberdayaan prasejahtera menghadirkan kegiatan santunan bertema “Merangkul Senja Penuh Cinta” yang dilaksanakan di wilayah Garut Selatan dengan melibatkan nasabah, tokoh masyarakat, dan aparatur wilayah Pameungpeuk. Kegiatan ini menyasar lansia dhuafa sebagai penerima manfaat melalui penyaluran bantuan berupa paket sembako, dukungan dana tunai, serta pemeriksaan kesehatan ringan.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, PNM melalui program PNM Peduli melaksanakan kegiatan santunan ini tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi sebagai bentuk kepedulian yang berorientasi pada dampak dan keberlanjutan. PNM memahami bahwa lansia dhuafa merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih, sehingga bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar sekaligus memberikan rasa diperhatikan. Kehadiran PNM bersama masyarakat dalam kegiatan ini juga menunjukkan upaya membangun ekosistem sosial yang saling mendukung, di mana nilai kemanusiaan menjadi fondasi utama di samping pemberdayaan ekonomi yang selama ini dijalankan.
Momen haru turut mewarnai kegiatan saat penyerahan santunan secara simbolis kepada salah satu penerima manfaat. “Alhamdulillah, Gusti Allah memberikan rezeki melalui bapak dan ibu di sini. Saya tidak menyangka akan mendapatkan perhatian sebesar ini. Terima kasih PNM, bantuan ini sangat berarti untuk makan dan kebutuhan saya sehari-hari. Semoga semuanya diberikan keberkahan,” ungkap Ibu Iroh.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, menyampaikan, “Tema santunan yang dipakai adalah ‘Merangkul Senja Penuh Cinta’ kami pilih karena kami ingin menghadirkan dampak sosial yang benar-benar menyentuh untuk lansia. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PNM Cabang Garut di tengah masyarakat tidak hanya membawa kemajuan ekonomi, tetapi juga menghadirkan kepedulian bagi mereka yang paling membutuhkan, seperti para lansia dhuafa.” Ujarnya.
PNM berharap program santunan seperti “Merangkul Senja Penuh Cinta” dapat menjadi energi positif yang memperkuat kepedulian bersama serta mendorong keberlanjutan program pemberdayaan di masa depan. Dengan menempatkan kebahagiaan dan kesejahteraan lansia sebagai bagian dari perhatian, PNM optimistis bahwa langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya.











