Garoetpos.com – Pemberdayaan perempuan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Kontribusi UMKM yang mencapai lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional menunjukkan besarnya peran pelaku usaha kecil, termasuk perempuan, dalam menopang perekonomian keluarga dan daerah.
Di Indonesia, lebih dari separuh pelaku UMKM dikelola oleh perempuan. Kondisi tersebut menjadikan perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga yang mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan di lingkungan sekitarnya.
Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PT Permodalan Nasional Madani atau PNM memberikan akses pembiayaan dan pendampingan kepada perempuan prasejahtera agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Program tersebut tidak hanya menyediakan modal usaha, tetapi juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta membangun jejaring sosial berbasis kelompok. Pendekatan itu dilakukan untuk memperkuat kemampuan usaha para nasabah sekaligus menciptakan ruang berbagi pengalaman dan saling mendukung antaranggota.
Dampak dari program pendampingan itu salah satunya terlihat dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026 yang digelar pada 30 April 2026. Sejumlah nasabah PNM Mekaar berhasil meraih penghargaan atas keberhasilan mereka dalam mengembangkan usaha dan memberikan dampak positif di lingkungan sekitar.
Salah satu penerima penghargaan, Nurjannah, mengaku pendampingan dari PNM menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya. Ia menilai keberhasilannya saat ini tidak lepas dari pembinaan yang terus diberikan sejak awal merintis usaha kecil.
“Alhamdulillah dengan adanya binaan dari PNM ini, saya bisa melangkah sejauh ini. Yang tadinya saya hanya usaha kecil, tapi karena selalu mendapatkan binaan dari PNM, alhamdulillah hari ini saya bisa berdiri di sini untuk mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih banyak PNM, saya sangat bersyukur sekali,” ujar Nurjannah.
Hal serupa disampaikan Sri Kartini, nasabah PNM Mekaar asal Magelang. Ia menyebut PNM bukan sekadar lembaga pembiayaan, melainkan mitra yang terus mendampingi pelaku UMKM agar berkembang dan naik kelas.
“PNM selalu memberikan pendampingan kepada UMKM. Kami sangat berterima kasih kepada PNM, yang selalu memberikan semangat untuk kami para pengusaha UMKM,” tuturnya.
Ajang Women’s Inspiration Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi bagi perempuan tangguh yang mampu membangun usaha sekaligus memberikan dampak sosial bagi lingkungan. Keberhasilan para nasabah PNM Mekaar dalam penghargaan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan jejaring sosial mampu melahirkan pelaku usaha ultra mikro yang mandiri, percaya diri, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi keluarga maupun daerah.***











