Garoetpos.com – Garut, 13 Maret 2025 – Untuk memastikan kesiapan pelayanan kelistrikan, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Leles melaksanakan apel gelar pasukan dan peralatan yang dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional dalam memberikan pelayanan listrik yang aman, andal dan berkualitas bagi masyarakat selama Ramadhan.
Apel ini dihadiri oleh lebih dari 40 personil yang terdiri dari Manajemen PLN, Pegawai Organik PLN, Petugas Pelayanan Teknik dan Petugas P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik).
Dalam apel yang dilaksanakan di halaman kantor PLN ULP Leles tersebut, Atikah menyoroti pentingnya keselamatan kerja mengingat bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan aktivitas, baik untuk kegiatan keagamaan maupun sosial.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dan kami ingin memastikan bahwa layanan listrik yang diberikan tidak hanya cukup, tetapi juga aman, andal dan berkualitas. Oleh karena itu, Langkah mitigasi terhadap kecelakaan kerja dan gangguan kelistrikan sangat penting dilakukan, terlebih di lapangan, yang memiliki banyak tantangan tersendiri,” ujarnya.
“Apel ini juga merupakan bagian dari wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Kesiapan teknis, personil, dan peralatan pendukung adalah kunci untuk menjaga keandalan suplai listrik,” jelas Atikah.



Atikah menambahkan bahwa bulan ramadhan memiliki tantangan tersendiri dalam hal pasokan energi listrik. Dengan meningkatnya kebutuhan akan listrik untuk penerangan malam hari, kegiatan masak sahur dan berbuka puasa, hingga kebutuhan hiburan, PLN UP3 Garut harus memastikan bahwa pasokan listrik berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan.
“Kami menyadari bahwa dalam situasi apapun, terutama saat bulan puasa, gangguan pada pasokan listrik bisa membuat ketidaknyamanan. Oleh karena itu, kami terus berupaya menjaga kontinuitas suplai kelistrikan agar kebutuhan listrik masyarakat tetap andal, aman dan berkualitas,” pungkas Atikah.
Senada dengan dengan hal tersebut, General Manager Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Murdifi juga berpesan untuk senantiasa menjadikan K3 sebagai budaya dalam bekerja.
“Kami menghimbau kepada seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan agar K3 ini menjadi bagian yang secara alami dilakukan baik oleh Insan PLN maupun Mitra Kerja”, ujar Agung.
Ditambahkan oleh Agung, walaupun petugas dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dengan target waktu yang ditentukan, namun harus tetap mengutamakan keselamatan.
“Saat ini PLN sudah menerapkan Digitalisasi K3, sehingga diharapkan petugas kita akan semakin efektif serta efisien pada setiap langkah pekerjaan. Hal ini tentunya akan memudahkan masing-masing fungsi baik pengawasan dan pelaksana, sehingga nantinya bisa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga keselamatan dalam bekerja,” tutur Agung.













