Garoetpos.com – Garut, 27 Juli 2025 – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini menjadi infrastruktur kunci dalam percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. Sebagai fasilitas pengisian daya kendaraan listrik berbasis energi listrik terbarukan, SPKLU hadir untuk menjawab tantangan mobilitas ramah lingkungan sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam menurunkan emisi karbon sektor transportasi. Dengan kehadiran SPKLU di berbagai titik strategis, pengguna kendaraan listrik tidak lagi perlu khawatir soal keterbatasan jangkauan daya selama perjalanan, termasuk untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Sampai dengan saat ini, PLN UID Jawa Barat telah menghadirkan 12 SPKLU di wilayah Garut, yang tersebar di lokasi strategis seperti PLN ULP Garut Kota, PLN ULP Leles, PLN ULP Cikajang, PLN ULP Pameunpeuk, serta di sejumlah titik publik dan komersial seperti Hotel Santika, Fave Hotel, Cahaya Villa, Tirtagangga Hotel, RSUD Dr. Slamet, Rumah Makan Cibiuk, Budi Jaya Toyota, Arista Wuling, dan kompleks Pemda Garut. Keberadaan jaringan ini mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik dan mempercepat adopsi energi bersih di Garut.
Menjawab tantangan dan peluang tersebut, Baraya Alva Community (BARCO) Bandung komunitas pengguna motor listrik ALVA menggelar kegiatan touring bertajuk Pantai Selatan Rides 2025 pada tanggal 26–27 Juli 2025. Touring ini menempuh rute dari Bandung menuju wilayah Pameungpeuk di selatan Jawa Barat, dengan tujuan mengampanyekan penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan yang ramah lingkungan dan efisien.
Sebanyak 10 motor listrik digunakan dalam kegiatan ini, dengan rute perjalanan yang melewati sejumlah lokasi penting dan titik pengisian daya kendaraan listrik. Dalam pelaksanaannya, peserta touring melakukan pengisian daya di beberapa SPKLU dan kantor PLN setempat, seperti PLN Soreang, SPKLU Rengganis Campsite, PLN ULP Pameungpeuk, ULP Cikajang, dan PLN UP3 Bandung. Total kebutuhan daya di setiap titik diperkirakan sebesar 5 KVA, dan seluruh proses pengisian dilakukan secara bergiliran, aman, dan efisien.



Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkendara, namun juga sarana edukatif yang membidik masyarakat daerah. BARCO membawa pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan mulai beralih ke kendaraan listrik. Selain itu, kegiatan ini turut memperkenalkan motor listrik ALVA sebagai kendaraan modern yang tidak hanya senyap dan efisien, tetapi juga cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh dengan medan yang bervariasi.
“Melalui Pantai Selatan Rides, kami ingin menunjukkan bahwa motor listrik tidak hanya mampu digunakan untuk kebutuhan harian di dalam kota, tapi juga sangat memungkinkan untuk perjalanan jarak jauh dengan dukungan infrastruktur yang tepat. Kami sangat mengapresiasi PLN yang telah memberikan dukungan penuh melalui fasilitas SPKLU di sepanjang rute kami,” ujar Muhammad Herland Sugiantoro, Ketua BARCO Bandung.
Kegiatan ini juga menjadi bukti konkret bahwa sinergi antara komunitas dan lembaga penyedia infrastruktur seperti PLN sangat diperlukan demi membangun ekosistem kendaraan listrik yang solid. PLN sebagai penyedia layanan kelistrikan nasional telah menunjukkan komitmennya dengan terus memperluas jangkauan SPKLU, termasuk ke daerah-daerah wisata dan pelosok. Hal ini diharapkan akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik, sekaligus mendorong masyarakat luas untuk ikut serta dalam peralihan ke energi yang lebih bersih.
Dengan berakhirnya Pantai Selatan Rides 2025, BARCO berharap kegiatan ini bisa menginspirasi komunitas lain untuk melakukan aksi serupa dan menguatkan semangat kolaborasi menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Ke depannya, BARCO berencana untuk terus menjalin kerja sama dengan PLN dan pihak-pihak terkait lainnya, demi memperluas jangkauan edukasi serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.













