Garoetpos.com – Garut, 7 Agustus 2025, Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia dan dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan bagi kaum pelajar, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cibatu dan Cikajang menggelar kegiatan edukatif bertajuk “PLN dan Gen-Z Terkoneksi untuk Masa Depan”.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny mengungkapkan kegiatan ini diadakan sebagai bentuk sosialisasi ketenagalistrikan yang membahas pentingnya keselamatan penggunaan listrik serta pengenalan Super Apps PLN Mobile, yang kini menjadi andalan layanan digital PLN. “Melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan, para siswa diajak memahami cara menggunakan listrik secara aman, menghindari bahaya kelistrikan, serta mengenal lebih dekat penggunaan aplikasi PLN Mobile,” katanya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan guru pendamping. Suasana interaktif saat sesi tanya jawab dan para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar keselamatan listrik hingga fitur-fitur pada PLN Mobile yang dapat mempermudah akses layanan pelanggan. Kegiatan yang dilaksanakan di dua sekolah yaitu SMK Kesehatan Bhakti Kencana Cikajang dan SMK Santana 2 Cibatu itu dihadiri oleh perwakilan dari UP3 dan dua unit PLN, yakni Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cikajang dan ULP Cibatu.
General Manager Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo menyampaikan kegiatan ini tidak sekadar sosialisasi, melainkan sebuah langkah strategis dalam membangun budaya sadar keselamatan dan teknologi sejak dini. “Kami ingin membentuk generasi yang bukan hanya melek teknologi, tapi juga peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar. Listrik adalah kebutuhan pokok yang harus disikapi dengan tanggung jawab. Melalui edukasi seperti ini, kami harap para pelajar bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya,” ujar Sugeng.



Pihak sekolah turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PLN. Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bhakti Kencana, Moch Yasin Noer menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, terutama dalam hal pembentukan karakter dan kesadaran hidup aman. “Kami merasa bangga dan bahagia bisa menjadi bagian dari program ini. Siswa kami mendapatkan pengalaman langsung dan mendapatkan pemahaman terkait dengan digitalisasi yang memudahkan mereka berkoneksi dengan PLN. Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa bisa menginformasikan dan menjembatani dalam menggunakan layanan PLN,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMK Santana 2, Dedi Mulyana, mengapresiasi kehadiran PLN di sekolahnya. “Program ini sangat bermanfaat. Siswa jadi tahu bagaimana memanfaatkan teknologi PLN Mobile secara bijak, dan ini sejalan dengan upaya kami dalam membentuk karakter yang bertanggung jawab terhadap energi,” ujarnya.
Selain sosialisasi keselamatan dan digitalisasi layanan, kegiatan ini juga ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk mengunduh dan mencoba langsung aplikasi PLN Mobile. PLN berharap, semakin banyak masyarakat khususnya generasi muda yang terbiasa menggunakan layanan digital, maka kualitas pelayanan akan semakin meningkat dan dapat diakses kapan saja dengan lebih mudah dan transparan.













