Garoetpos.com – Demi meningkatkan pelayanan pada pelanggan dan meningkatkan kualitas tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk menekan susut non teknis, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut melakukan kegiatan Upskilling dan Refreshment P2TL pada Selasa, 19 Agustus 2025.
“Acara yang diikuti seluruh petugas P2TL PLN UP3 Garut ini berfokus pada penyegaran kembali materi regulasi, standar operasional prosedur (SOP), teknis pemeriksaan, serta etika komunikasi dengan pelanggan,” kata Atikah Dewi Anggreny, Manager PLN UP3 Garut.
Kegiatan ini terbagi menjadi empat sesi dalam kegiatan upskilling. Pertama, petugas ditekankan untuk dapat mematuhi terkait aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menekankan pentingnya kondisi fisik prima dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Kedua, pemahaman regulasi dan SOP P2TL yang memberikan pembekalan aturan dan kebijakan terbaru. Ketiga, etika komunikasi dengan pelanggan, di mana petugas dilatih untuk mengedepankan sikap ramah, transparan, dan humanis. Terakhir, simulasi praktik lapangan berupa tata cara pemeriksaan, penertiban, hingga penyusunan Berita Acara (BA).
PLN UP3 Garut menghadirkan narasumber yakni Cecep Munawar, selaku pakar P2TL Jabar. Ia menyampaikan materi mengenai P2TL, macam-macam modus operandi, serta praktek pemeriksaan kWh meter. Peserta dibekali pemahaman tentang etika berkomunikasi, cara mengenali modus operandi, hingga langkah-langkah pemeriksaan seperti pengukuran deviasi error kWh meter yang dijelaskan secara detail agar petugas mampu melaksanakan tugas dengan lebih akurat dan profesional.



Rangkaian kegiatan disusun secara interaktif melalui kombinasi materi, diskusi, serta praktek langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mengimplementasikannya di lapangan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menambahkan bahwa pengembangan SDM menjadi prioritas perusahaan dalam menjawab tantangan kebutuhan energi. “PLN akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik. Melalui upskilling ini, kami memastikan petugas P2TL memiliki kapabilitas dan mindset pelayanan unggul. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, kami percaya pelayanan akan semakin cepat, tepat, dan responsif, sejalan dengan semangat transformasi PLN menuju perusahaan energi masa depan berbasis teknologi dan pelayanan prima,” jelas Sugeng.
Sementara itu, Atikah juga mengingatkan petugas untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan dalam bertugas. “Kami mendorong petugas untuk selalu mementingkan safety dalam setiap tugas lapangan. Penggunaan APD yang lengkap serta kebugaran fisik sangat krusial agar pemeriksaan dilakukan secara aman dan efektif. Selain itu, pemahaman terhadap prosedur K3 meminimalkan risiko saat menangani perangkat listrik di lapangan,” ujarnya.













