Garoetpos.com – Garut, 17 November 2025 — Dalam upaya memperkuat serta menjaga stabilitas keandalan pasokan Listrik berbasis energi terbarukan, manajemen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut melalui Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Pameungpuk, melakukan kunjungan secara langsung ke lapangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Cilaki 1A yang berlokasi di Cidewu pada Jumat, 14 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 4 peserta yang terdiri dari tim Manager ULP Pameungpeuk dan Kepala Operasional PLTMH Cilaki 1A.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi aktual sistem pembangkit, sekaligus memastikan bahwa PLTMH Cilaki 1A tetap beroperasi dengan andal sebagai salah satu penopang suplai listrik di wilayah Garut Selatan.
Setibanya di lokasi, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi utama, mulai dari turbin, generator, panel kontrol, hingga sistem proteksi pembangkit. “Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk melihat performa pembangkit sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang bisa berpengaruh pada stabilitas pasokan listrik,” kata Atikah Dewi Anggreny, Manager PLN UP3 Garut.
Selain pengecekan lapangan, kegiatan berlanjut dengan diskusi mendalam bersama pengelola pembangkit. Topik yang dibahas meliputi operasi harian, performa pembangkit, kendala teknis, hingga strategi pemeliharaan rutin. Tim juga membahas koordinasi proteksi dan kesiapan sistem terhadap peralatan eksisting pada penyulang 20 kV, yang menjadi kunci integrasi pembangkit agar tetap selaras dengan sistem distribusi PLN.
Diskusi ini sekaligus menyoroti peran PLTMH Cilaki 1A dalam mendukung peningkatan keandalan pasokan listrik dan menekan susut energi di wilayah kerja PLN UP3 Garut, khususnya di area layanan ULP Pameungpeuk.




Lebih lanjut, Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan antara PLN dan pengelola pembangkit energi terbarukan.
“Melalui kunjungan ini, kami memastikan bahwa seluruh aset pembangkit di wilayah Garut Selatan berjalan optimal. PLTMH Cilaki 1A adalah bagian penting dari ekosistem energi hijau, dan kami berkomitmen menjaga keandalannya demi pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.
Senada dengan itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa optimalisasi pembangkit energi terbarukan menjadi fokus PLN dalam mendukung transisi energi.
“Energi terbarukan akan terus menjadi pilar utama sistem kelistrikan ke depan. Kami mendorong seluruh unit untuk memastikan operasi pembangkit berjalan efisien dan minim gangguan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat layanan listrik yang bersih dan berkelanjutan,” katanya.
Dari hasil kunjungan, tim mencatat beberapa rekomendasi teknis untuk peningkatan keandalan, termasuk penyesuaian pada pengaturan sistem proteksi serta penguatan monitoring beban. Seluruh rekomendasi ini akan ditindaklanjuti bersama pengelola pembangkit.
Kegiatan ditutup dengan komitmen kolaboratif untuk menjaga keandalan pasokan energi hijau dari PLTMH Cilaki 1A. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan nyata menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi transformasi energi nasional.














