Garoetpos.com – Garut, 20 Januari 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut menggelar talkshow edukatif di Radio Medina FM 105,3 MHz yang disiarkan secara langsung melalui radio serta kanal digital YouTube dan TikTok. Talkshow ini menjadi ruang dialog antara PLN dan masyarakat untuk membahas isu-isu kelistrikan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam siaran tersebut, PLN UP3 Garut mengulas tiga poin utama, yaitu program Gebyar Awal Tahun 2026 berupa diskon tambah daya 50 persen, pentingnya membayar listrik tepat waktu sebelum tanggal 20, serta keselamatan ketenagalistrikan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang cenderung ekstrem belakangan ini.
Talkshow ini menghadirkan tiga narasumber dari PLN, yakni Ahmad Deny Nurdiansyah selaku Team Leader Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Garut, Imelda Agung Nurdian selaku Team Leader Pelayanan Pelanggan ULP Cibatu, serta Sutrisno selaku Team Leader K3L ULP Cibatu.
Ahmad Deny Nurdiansyah menjelaskan bahwa program diskon tambah daya 50 persen merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyesuaikan kebutuhan listriknya dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Program Gebyar Awal Tahun 2026 ini berlaku hingga 20 Januari dan hanya bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile. Kami ingin masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kenyamanan listrik di rumah atau tempat usaha,” jelasnya.
Sementara itu, Imelda Agung Nurdian menekankan pentingnya kesadaran pelanggan dalam melakukan pembayaran listrik tepat waktu.
“Membayar listrik sebelum tanggal 20 setiap bulan membantu pelanggan terhindar dari denda maupun risiko pemutusan sementara. Ini bagian dari upaya bersama agar layanan listrik tetap andal dan nyaman,” ujarnya.



Pada kesempatan yang sama, Sutrisno mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan, terutama saat musim hujan dan angin kencang.
“Cuaca ekstrem meningkatkan risiko kecelakaan listrik. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, tidak menumpuk material di sekitar gardu, serta segera melapor jika melihat potensi bahaya,” kata Sutrisno.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menyampaikan bahwa kegiatan talkshow ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat edukasi publik melalui media lokal.
“Radio masih menjadi media yang sangat dekat dengan masyarakat Garut. Melalui talkshow ini, kami ingin memastikan informasi layanan, promo, dan keselamatan listrik tersampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami,” ungkap Atikah.
Hal senada disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, yang menilai kolaborasi dengan media lokal sebagai langkah strategis dalam membangun kesadaran pelanggan.
“PLN berkomitmen tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga membangun budaya aman dan bijak dalam menggunakan listrik. Edukasi berkelanjutan melalui media menjadi kunci,” tutup Sugeng.
Melalui talkshow ini, PLN UP3 Garut berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan layanan digital PLN, disiplin membayar listrik, serta lebih peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan sekitar.














