Garoetpos.com – Garut, 13 Februari 2026. Upaya mitigasi bencana dan pemulihan lingkungan di Kabupaten Garut terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut dalam hal ini berkolaborasi dengan Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (RENTAN) bersama Wanita Binangkit Indonesia (WBI) Kabupaten Garut menggelar kegiatan bertajuk “Menanam Harapan, Merawat Kehidupan” di Kampung Jaringao, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, pada Senin, 09 Februari 2026.
Kegiatan ini meliputi penanaman 5.000 pohon di kawasan rawan longsor dan bantaran sungai, santunan bagi anak yatim dan dhuafa terdampak bencana, layanan cek kesehatan gratis, serta donor darah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya rehabilitasi lahan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Acara tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Garut, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD Kabupaten Garut, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, unsur Forkopimcam Sukaresmi, Pemerintah Desa Sukajaya, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan dukungan terhadap gerakan kolaboratif dalam pengurangan risiko bencana.
Wilayah Sukaresmi dipilih karena termasuk kawasan dengan tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi. Penanaman pohon diharapkan dapat memperkuat struktur tanah, mengurangi erosi, serta menjadi langkah preventif jangka panjang terhadap potensi bencana hidrometeorologi.



Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menyampaikan bahwa keterlibatan PLN merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial dan lingkungan. Dukungan terhadap kegiatan penanaman 5.000 pohon ini merupakan wujud komitmen kami dalam memperkuat ketahanan wilayah terhadap risiko bencana serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Manager PLN UP3 Garut.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo juga menegaskan pentingnya sinergi dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan kerawanan bencana di Jawa Barat.
“Kolaborasi antara organisasi sosial, pemerintah daerah, dan PLN adalah bentuk nyata gotong royong dalam memperkuat ketahanan lingkungan. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Garut,” ungkap GM PLN UID Jawa Barat.
Melalui gerakan “Menanam Harapan, Merawat Kehidupan”, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah investasi masa depan dan bentuk tanggung jawab bersama.














