Garoetpos.com – PT PLN (Persero) UP3 Garut menggelar lomba Cerdas Cermat dan lomba Jargon K3 dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2025 di Aula Papandayan Kantor PLN UP3 Garut, Kamis (07/01). Kegiatan ini menjadi momen untuk memperkuat komitmen PLN dalam menginternalisasikan pedoman budaya K3 pada setiap lini operasi perusahaan.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny menyampaikan, keselamatan kerja dalam proses bisnis PLN adalah prioritas utama, bukan sekadar tentang data atau statistik, melainkan komitmen nyata untuk melindungi nyawa setiap insan PLN.
“Setiap nyawa adalah hal yang sangat berharga. Dengan kegiatan ini kita ingin memperkuat internalisasi budaya safety kepada pegawai dan mitra kerja. Karena keselamatan kerja adalah prioritas utama di PLN,” ujar Atikah.
Atikah menambahkan, kegiatan lomba ini terdiri dari lomba Cerdas Cermat dan lomba Jargon K3 beserta visualnya. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat penerapan safety behavior sekaligus meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Kita bekerja di lingkungan yang penuh risiko, namun melalui budaya K3 yang kuat, Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disiplin dan perhatian pada unsafe condition serta unsafe action, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, karena budaya K3 bukan hanya tugas tim K3, akan tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Murdifi menyampaikan agar seluruh unit PLN di wilayah Jawa Barat dapat berkomitmen dan konsisten untuk mewujudkan visi “Zero Harm Zero Loss”. Oleh sebab itu, bersamaan dengan peringatan Bulan K3 Nasional, pihaknya terus mendorong penguatan sumber daya manusia untuk mendukung penerapan safety behavior dan meningkatkan produktivitas perusahaan.
“Untuk seluruh Unit di Jawa Barat agar menjalankan kegiatan-kegiatan yang bersifat strategis, promotif dan implementatif untuk mendorong penguatan budaya K3 di lingkungan kerja PLN UID Jawa Barat. Dengan pendekatan ini, kami yakin mampu mewujudkan visi Zero Harm dan Zero Loss guna mendukung operasional unit yang aman dan efisien,” tutupnya.













