Garoetpos.com – Hustad Ayi (35) warga Kp Babak Cilegong Kelurahan Cinta Negara Kecamatan Cigedug Kabuten Garut Jawa Barat ini akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri setelah puluhan tahun menyalur listrik dari tetangganya. Senyum sumringah tersungging di bibir Hustad Ayi (35) saat melihat listrik menyala di Mesjid Jami Nurul Isan
“Alhamdulillah, terima kasih sekali dengan program bantuan pasang baru listrik gratis ini.masyarakat kp babak cilegong semakin nyaman dalam mendapatkan listrik. Kini, mesjid di kampung saya jadi punya meteran sendiri, tidak lagi bergantung kepada tetangga. Tentunya saya sangat bersyukur mendapat perhatian dari Manajer PLN UP3 Garut Atikah Dewi Anggreny didampingi Manajer PLN ULP Cikajang Samsul anwar,” ujarnya.
Hustad Ayi adalah ketua RW/DKM Mesjid Jami Nurul Isan yang menjadi salah satu dari penerima bantuan sambungan listrik gratis melalui Manager PLN ULP Cikajang.

“Melalui Manajer PLN ULP Cikajang ini, PLN ikut berperan mengupayakan akses listrik ke seluruh Indonesia dan dikhususkan bagi mesjid atau masyarakat kurang mampu yang berhak sesuai dengan ketentuan. Bantuan yang diberikan meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya Sertifikasi Laik Operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN dan pengisian token listrik perdana,” papar Manajer PLN ULP Cikajang.
Penyalaan secara simbolis di rumah pelanggan ditampilkan oleh manajer pn ULP Cikajang. Ia mengutarakan penyalaan kali ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya warga tidak mampu di Jawa barat telah mendapat bantuan ini.
“Program ini dikhususkan bagi masyarakat yang hingga kini belum menikmati listrik dan diharapkan mampu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat,” tutur samsul.
Mengenai penerima bantuan pasang listrik baru gratis, Samsul memaparkan bahwa PLN telah terlebih dahulu melakukan survei kepada calon penerima bantuan pasang listrik baru.
“Ada dua syarat utama bagi penerima bantuan yaitu mesjid/rumahnya belum berlistrik atau tidak tercatat sebagai pelanggan PLN serta berdomisili di daerah yang telah tersedia jaringan listrik tegangan rendah PLN tanpa dilakukan perluasan jaringan,” jelas Samsul.














