Garoetpos.com – Listrik sudah menjadi bagian penting dalam keseharian masyarakat modern. Banyak aktivitas penting masyarakat yang ditunjang oleh listrik. Namun dibalik manfaatnya, listrik juga menyimpan potensi bahaya yang perlu diwaspadai.
Asman jaringan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut, Ifan Permana didampingi Manajer ULP Cikajang Mokhamad Ikhsan Maulana mengimbau pelanggan dan masyarakat Garut agar bijak dalam menggunakan listrik sehingga terhindar dari bahaya listrik.
“Bahaya yang dapat ditimbulkan oleh listrik antara lain tersengat listrik, panas atau kebakaran dan ledakan. Oleh karena itu PLN menjalankan pengendalian risiko yang berkaitan dengan ketenagalistrikan dalam rangka mewujudkan keselamatan ketenagalistrikan sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2021
Waspada Cuaca Ekstrem, PLN UP3 Garut Imbau Pelanggan Menggunakan Listrik Dengan Aman.
Lebih lanjut dikatakan, Asman jaringan PLN UP3 Garuti Ifan Fermana secara konsisten melaksanakan sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tingkat desa yang tersebar di seluruh wilayah Garut.


“Kegiatan sosialisasi ini dilakukan oleh tim Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang ada di bawah UP3 Garut yakni ULP Garut Kota, Cikajang,cibatu,Leles.dan pameungpek
PLN UP3 Garut Bagikan Tips Antisipasi Bahaya Listrik
Materi sosialisasi K2K3 tersebut di antaranya memberikan tips bagi masyarakat untuk menghindari potensi bahaya listrik sebagai berikut:
- Hindari membangun dan merenovasi atau meninggikan bangunan dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman dengan jaringan listrik adalah 3 meter
- Hindari bermain layang-layang di dekat jaringan listrik
- Hindari pemasangan antena TV, parabola, baliho, umbul-umbul, papan reklame dekat dengan jaringan listrik
- Hindari memangkas pohon di dekat jaringan listrik tanpa koordinasi dengan PLN setempat
- Hindari membuang sampah di bawah jaringan listrik
- Hindari penggunaan stop kontak bertumpuk
- Hindari berada di kawasan Gardu Induk atau daerah dengan tanda peringatan bahaya tegangan listrik
- Periksa instalasi rumah minimal 5 tahun sekali untuk memastikan keamanannya dan gunakan peralatan listrik yang memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia)
- Hindari memarkir kendaraan besar di dekat jaringan listrik
- Hindari penggalian tanah pada area yang dilalui jalur kabel bawah tanah
- Hindari mengambil aliran listrik secara langsung dari jaringan listrik PLN tanpa melalui kWh meter.
Antisipasi Hujan Petir, PLN UP3 Garut Giatkan Pemeliharaan dengan PDKB. Menurutnya, kegiatan sosialisasi K2K3 di atas penting dilakukan secara konsisten.
Sementara itu, Manajer PLN ULP Cikajang, Mokhamad Iksan mengimbau pelanggan dan masyarakat pada umumnya untuk tetap waspada menggunakan listrik dengan aman pada kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang ini.
“Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman. Jika menemukan potensi yang dapat mengganggu suplai listrik seperti angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang atau banjir udara yang semakin meninggi dan bisa merendam gardu listrik, masyarakat dapat melaporkan melalui PLN Mobile,” ujarnya (Erwin Goner)














