Garoetpos.com – Garut, 31 Maret 2026. Memasuki periode peralihan musim (pancaroba) dari musim hujan ke musim kemarau yang diprediksi terjadi pada April 2026, PT PLN (Persero) UP3 Garut memastikan kesiapan sistem kelistrikan tetap andal dan aman.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masa peralihan musim ditandai dengan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lokal disertai angin kencang dan petir. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan pada jaringan listrik.
Menanggapi hal tersebut, PLN UP3 Garut telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna menjaga keandalan pasokan listrik.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menyampaikan bahwa PLN telah melakukan langkah antisipatif di lapangan.
“Kami meningkatkan pemeliharaan jaringan, inspeksi titik rawan, serta menyiagakan personel untuk memastikan keandalan listrik tetap terjaga selama musim peralihan,” ujarnya.


Langkah preventif yang dilakukan meliputi pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik, pengecekan peralatan distribusi, serta penyiapan tim respons cepat untuk mempercepat penanganan gangguan.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan komitmen PLN dalam menjaga kualitas layanan.
“Kami terus memastikan sistem kelistrikan andal dan mengimbau masyarakat segera melaporkan gangguan melalui PLN Mobile,” ungkapnya.
PLN juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan ketenagalistrikan, seperti tidak beraktivitas terlalu dekat dengan jaringan listrik serta melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Dengan kesiapan tersebut, PLN UP3 Garut optimis dapat menjaga pasokan listrik tetap stabil selama masa peralihan musim.














