• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 1, 2026
  • Login
Garoet Pos
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
No Result
View All Result
Garoet Pos
No Result
View All Result
Home Sosok

Profil Buya Safii Maarif, Mulai Dari Pendidikan Yang Sempat Terhenti Hingga Sekarang Jadi Ulama

Hermawan Furqon by Hermawan Furqon
May 27, 2022
in Sosok
0
Profil Buya Safii Maarif, Mulai Dari Pendidikan Yang Sempat Terhenti Hingga Sekarang Jadi Ulama

Buya Safii Maarif. (Dok.Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garoetpos.com – Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii meninggal dunia pada hari Jumat 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Buya Syafii mengembuskan napas terakhirnya di usia 86 tahun atau beberapa hari sebelum hari ulang tahunnya pada 31 Mei.

Buya Syafii semasa hidupnya pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute.

Buya Syafii adalah seorang cendekiawan dan ulama yang lahir pada 31 Mei 1935 di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau. Orangtuanya adalah Ma’rifah Rauf Datuk Rajo Malayu, dan Fathiyah. Buya Syafii bungsu dari 4 bersaudara seibu seayah dan seluruhnya 15 orang bersaudara seayah berlainan ibu.

Melansir berbagai sumber, ibu Buya Syafii meninggal saat usianya satu setengah tahun sehingga dia dititipkan ke rumah adik ayahnya yang bernama Bainah yang menikah dengan adik seibu ibunya yang bernama A. Wahid.

Jenjang pendidikannya dimulai pada 1942 saat dimasukkan ke sekolah rakyat (SR) di Sumpur Kudus. Seusai sekolah dia belajar agama ke sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah lalu pada sore hari dan malamnya belajar mengaji di surau yang berada di sekitar tempat ia tinggal. Kegiatan itu memang umum dilakukan anak laki-laki di Minangkabau kala itu.

Kecerdasannya sudah terlihat sejak kecil. Pendidikannya di SR yang umumnya enam tahun bisa dia selesaikan selama lima tahun. Buya Syafii menyelesaikan pendidikan di SR pada tahun 1947 namun tidak mendapat ijazah karena terjadi perang revolusi kemerdekaan.

Sayang karena beban ekonomi, Buya Syafii tidak dapat meneruskan sekolahnya selama beberapa tahun. Dia baru bisa kembali bersekolah pada tahun 1950 di Madrasah Muallimin Muhammadiyah di Balai Tangah, Lintau. Di sana, dia menempuh pendidikan sampai kelas tiga.

Buya Syafii kemudian mulai merantau ke Jawa pada 1953 atau saat usianya baru 18 tahun. Bersama dua adik sepupunya, yakni Azra’i dan Suward, ia diajak belajar ke Yogyakarta oleh M. Sanusi Latief.

Menempuh jalan berliku, Buya Syafii akhirnya bisa menempuh pendidikan di Madrasah Muallimin. Setelah lulus dia aktif dalam organiasi kepanduan Hizbul Wathan dan pernah menjadi pemimpin redaksi majalah Sinar, sebuah majalah pelajar Muallimin di Yogyakarta.

Dalam usia 21 tahun, tidak lama setelah tamat, ia berangkat ke Lombok memenuhi permintaan Konsul Muhammadiyah dari Lombok untuk menjadi guru. Sesampai di Lombok Timur, ia disambut oleh pengurus Muhammadiyah setempat, lalu menuju sebuah kampung di Pohgading tempat ia ditugaskan sebagai guru.

Setelah setahun lamanya mengajar di sebuah sekolah Muhammadiyah di Pohgading, sekitar bulan Maret 1957, dalam usia 22 tahun, ia mengunjungi kampung halamannya, kemudian kembali lagi ke Jawa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Surakarta dan masuk ke Universitas Cokroaminoto dan memperoleh gelar sarjana muda pada tahun 1964.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya untuk tingkat sarjana penuh (doktorandus) pada Fakultas Keguruan Ilmu Sosial, IKIP (sekarang Universitas Negeri Yogyakarta) dan tamat pada tahun 1968.

Buya Syafii selama kuliah sempat menggeluti beberapa pekerjaan untuk melangsungkan hidupnya. Ia pernah menjadi guru mengaji dan buruh sebelum diterima sebagai pelayan toko kain pada 1958. Setelah kurang lebih setahun bekerja sebagai pelayan toko, ia membuka dagang kecil-kecilan bersama temannya, kemudian sempat menjadi guru honorer di Baturetno dan Solo.

Selain itu, ia juga sempat menjadi redaktur Suara Muhammadiyah dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia.

Melansir dari Tokoh.id, berikut karier, organisasi serta buku yang pernah ditulis Buya Syafii.

Karir:

Guru desa di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dosen Sejarah dan Kebudayaan Islam di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (1964-1972)

Asisten Dosen Sejarah Asia Tenggara IKIP Yogyakarta (1967-1968)

Dosen Sejarah Asia Barat Daya IKIP Yogyakarta (1968-1976)

Dosen senior (paruh waktu) Sejarah dan Kebudayaan Islam IAIN Kalijaga (1983-1990)

Dosen senior Filsafat Sejarah IKIP Yogyakarta (1983-1990)

Anggota Kelompok Pemikir Masalah Agama Departemen Agama (1984-kini)

Profesor tamu di University of Iowa, AS (1986)

Dosen senior (paruh waktu) di UII Yogyakarta (1984-1990)

Dosen senior (paruh waktu) Sejarah Ideologi Politik Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta (1987-1990)

Dosen senior (pensyarah kanan) di Universitas Kebangsaan Malaysia (1990-1994)

Dosen senior Filsafat Sejarah IKIP Yogyakarta (1992-1993)

Profesor tamu di McGill University, Kanada (1992-1994)

Profesor (Guru Besar) Filsafat Sejarah IKIP Yogyakarta (sejak 1996)

Guru Besar IKIP Yogyakarta (1996-sekarang)

Guru Besar Pascasarjana IAIN Yogyakarta (1996-sekarang)

Anggota Dewan Pertimbangan Agung RI (1999-2003)

Organisasi:

Anggota Muhammadiyah (1955-kini)

Anggota HMI (1957-1968)

Pengurus HMI Surakarta (1963-1964)

Ketua Umum PP Muhammadiyah (1999-2000 dan 2000-2005)

Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP).

Pendiri Maarif Instutute (2002)

Pendiri Gerakan Integritas Nasional (GIN), bersama Salahuddin Wahid, Natan Setiabudi, Bambang Ismawan, Putut Prabantoro, Kasturi Sukiadi, Pami Hadi, Wisjnubrolo, Thresia Kristiani, Sudrajad dan Teguh Santosa.

Karya Buku:

Mengapa Vietnam Jatuh Seluruhnya ke Tangan Komunis, Yayasan FKIS-IKIP Yogyakarta 1975

Dinamika Islam, Shalahuddin Press, 1984)

Islam, Mengapa Tidak?, Shalahuddin Press, 1984

Percik-Percik Pemikiran Iqbal (bersama M. Diponegoro), Shalahuddin Press, 1984

Islam dan Masalah Kenegaraan, LP3ES, 1985

Peta Bumi Intelektualisme Islam di Indonesia, Mizan, 1993

Membumikan Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 1995

Islam: Kakuatan Doktrin dan Kegamangan Umat, Pustaka Pelajar, Yogyakarta,1997

Islam dan Politik: Upaya Membingkai Peradaban, Pustaka Dinamika, Cirebon, 1999

Independensi Muhammadiyah di Tengah Pergumulan Pemikiran Islam dan Politik, Pustaka Cidesindo, Jakarta 2000

Indonesia (Menengok ke Belakang untuk Melangkah ke Depan), Gerakan Jalan Lurus, Jakarta, 2002

Mencari Autentisitas dalam Kegalauan, Pusat Studi Agama dan Peradaban (PSAP),Jakarta, 2004

Menggugah Nurani Bangsa, Maarif Institute for Culture and Humanity, Jakarta, 2005

Otobiografi Ahmad Syafii Maarif, Ombak, Jakarta, 2006

Islam, Good Governance dan Pengentasan Kemiskinan: Kebijakan Pemerintah,Kiprah Kelompok Islam dan Potret Gerakan Inisiatif di Tingkat Lokal, Maarif, A. Syafii ; Azra, Azyumardi ; Markus, Sudibyo, Maarif Institute; The Asia Foundation, Jaarta, 2007

Islam dalam Bingkai KeIndonesiaan dan Kemanusiaan, Sebuah Refleksi Sejarah,Mizan, Bandung, 2009

Penghargaan:

Magsaysay Award 2008

Habibie Award dalam bidang harmonisasi kehidupan beragama, 2010.

(Disadur dari : Okezone.com)

Tags: Buya MeninggalBuya Safii Maarif Meninggal DuniaMuhammadiyahProfil Buya Safii Maarif
Previous Post

Perahu Angsa di Wisata Situ Bagendit Terbalik, Penumpang Tercebur Jadi Sorotan Netizen

Next Post

Manajer PLN UP3 Garut Akui Media Adalah Mitra Strategis

Hermawan Furqon

Hermawan Furqon

Praktisi IT yang mempunyai hobi bermusik dan games.

Next Post
Manajer PLN UP3 Garut Akui Media Adalah Mitra Strategis

Manajer PLN UP3 Garut Akui Media Adalah Mitra Strategis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jelang HUT ke-81 RI, PLN UP3 Garut Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan Kelistrikan melalui Podcast

Jelang HUT ke-81 RI, PLN UP3 Garut Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan Kelistrikan melalui Podcast

August 10, 2026

Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

April 1, 2026
PLN UP3 Garut Dukung Produktivitas Industri Melalui Penyalaan Listrik PT Mandala Logam Utama

PLN UP3 Garut Dukung Produktivitas Industri Melalui Penyalaan Listrik PT Mandala Logam Utama

August 10, 2026
Semester I 2026,PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat

Semester I 2026,PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat

August 10, 2026
Tentang Kita Dan Hanya Kita

Tentang Kita Dan Hanya Kita

3
Penyakit Langka Perenggut Penglihatan Anak

Penyakit Langka Perenggut Penglihatan Anak

2

LSM PENJARA PN Garut Dorong Program Lapad Ruhama Dibuka Kembali, Anton : Pasien Miskin Jangan Resah

1

Quantum Computing: The Next Technological Revolution

1
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

August 31, 2026
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Perkuat Kelistrikan dan Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi

PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Perkuat Kelistrikan dan Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi

August 31, 2026
Green Impact Tanam 5.000 Pohon untuk Wujudkan Lingkungan yang Lebih Hijau

Green Impact Tanam 5.000 Pohon untuk Wujudkan Lingkungan yang Lebih Hijau

August 27, 2026
Meriahkan HUT RI, PLN UP3 Garut Gelar Sarling dan Tebar Promo Tambah Daya 50%

Meriahkan HUT RI, PLN UP3 Garut Gelar Sarling dan Tebar Promo Tambah Daya 50%

August 27, 2026

Recent News

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

August 31, 2026
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Perkuat Kelistrikan dan Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi

PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Perkuat Kelistrikan dan Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi

August 31, 2026
Green Impact Tanam 5.000 Pohon untuk Wujudkan Lingkungan yang Lebih Hijau

Green Impact Tanam 5.000 Pohon untuk Wujudkan Lingkungan yang Lebih Hijau

August 27, 2026
Meriahkan HUT RI, PLN UP3 Garut Gelar Sarling dan Tebar Promo Tambah Daya 50%

Meriahkan HUT RI, PLN UP3 Garut Gelar Sarling dan Tebar Promo Tambah Daya 50%

August 27, 2026
Garoet Pos

Portal berita Garoetpos.com merupakan media online yang menampilkan konten menghibur, mendidik namun tetap kritis, berimbang dan terukur.

Follow Us

Browse by Category

  • Advokasi Sosial
  • Breaking News
  • Depth News
  • English Version
  • Entertainment
  • Fashion
  • Feature
  • Fokus Desa
  • Historia
  • Internasional
  • Kebijakan Publik
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Netizen
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Peduli Berbagi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Regional
  • Religi
  • Rubrik Pak Mus
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Soft News
  • Sosial
  • Sosok
  • Technology
  • Travel
  • Uncategorized
  • Video News

Recent News

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

August 31, 2026
PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Perkuat Kelistrikan dan Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi

PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Perkuat Kelistrikan dan Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi

August 31, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Garoet Pos - Dari Garut Untuk Indonesia by Calva Indonesia.

No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle

© 2026 Garoet Pos - Dari Garut Untuk Indonesia by Calva Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In