GAROET POS, ( GP),- Dedi Suryadi, S.Pdi, terpilih kembali menjadi ketua Dewan pimpinan Kecamatan – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia ( DPK- APDESI) periode 2026- 2031 secara aklamasi. Musyawarah tersebut bertempat di aula Deaa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Jumat, ( 16/10 / 2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya..
“Sebenarnya saya berkeinginan ada sosok baru yang akan melanjutkan kepemimpinan ini.
Namun dari hasil forum, tak ada seorang pun kepala desa yang mencalonkan diri. Dan pada ahirnya forum memutuskan secara aklamasi, saya didaulat kembali menjadi ketua” ungkap Dedi Suryadi, saat dikonfirmasi usai kegiatan.
Dedi menjelasakan, jauh jauh hari sebelum rencana musyawarah tersebut, dirinya telah blusukan kepada para kepala desa se-Kecamatan Karangpawitan guna mencari sosok yang pantas menadi pucuk pimpinan dalam organisasi, sekaligus, kata Dedi yang nantinya mampu menggerakan roda organisasi ke arah lebih baik.
Namun, ujar Dedi hasil dari blusukan tersebut tak seorangpun yang akan maju mencalonkan diri. Dan pada akhirnya ditentukanlah waktu, dan tempat untuk bermusyawarah menentukan pucuk pimpinan ketua DPK-APDESI periode 2026-2031.
” Saya harapkan dukungan dari para kepala desa, dalam menjalankan amanah ini. Sebab tanpa adanya kerjasama, sinergitas dari seluruh steak holder yang ada niscaya tugas dan tanggung jawab saya, tak ada artinya” kata ketua DPK- APDESI Kecamatan Karangpawitan Dedi Suryadi penuh harap.
Jabatan sebagai ketua, ujar Dedi, bukanlah garis akhir dari sebuah perjuangan organisasi, namun pintu masuk menuju dalam merawat komunikasi antar kepala desa, mempertemukan berbagai kepentingan, serta memastikan kebersamaan organisasi berbuah manfaat bagi masyarakat.
Ditegaskan Dedi Suryadi, organisasi DPK-APDESI merupakan ruang konsolidasi bagi para kepala desa untuk menyatukan aspirasi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah bersama dalam menghadapi berbagai persoalan pemerintahan desa, serta memiliki peran strategis dalam menentukan kebijakan sesuai regulasi yang ada.
” Diruang organisasi inilah tempat memainkan peran. Bukan semata sebagai wadah berhimpun, melainkan sebagai jembatan komunikasi yang mempertemukan kebutuhan desa, juga kepentingan masyarakat” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Aten Munajat.
Dalam kesempatan tersebut, Aten menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan Muscam DPK – APDESI tingkat Kecamatan Karangpawitan tersebut. Menurut dia, digelarnya muscam turut menandai pentingnya komunikasi antara pemerintahan desa dan pemangku kebijakan di tingkat yang lebih luas. Persoalan pembangunan desa, jelas Aten, sering kali bersinggungan dengan kebijakan kabupaten maupun provinsi, sehingga koordinasi antar tingkat pemerintahan menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong pembangunan yang selaras.
” Meski demikian, dukungan tersebut pada akhirnya perlu menemukan bentuk nyata dalam kerja bersama: bagaimana aspirasi desa disampaikan, bagaimana kebutuhan masyarakat diperjuangkan, dan bagaimana program pembangunan dapat menjawab persoalan yang benar-benar dirasakan warga” jelasnya. (Sepes)****











