Garoetpos.com – Garut, 23 Oktober 2026. Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Garut kembali menyalurkan bantuan berupa santunan kepada masyarakat yang membutuhkan pada 22/10/2026. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Maskur, seorang imam masjid di Kampung Sukarasa, serta Bapak Rahmat Hidayat, guru Madrasah Al Mahfud di Babakan Loa, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian YBM PLN UP3 Garut terhadap masyarakat yang menjalankan pengabdian di lingkungannya. Bapak Maskur menjalankan peran sebagai imam masjid di Kampung Babakan Pari, RT 03 RW 04, Kampung Sukarasa. Sementara itu, Bapak Rahmat Hidayat tetap mengabdikan diri mengajar di Madrasah Al Mahfud meskipun tidak menerima honorarium dari kegiatan mengajarnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penerima sekaligus menjadi bentuk perhatian atas pengabdian yang mereka jalankan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN UP3 Garut atas bantuan yang diberikan. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan dan manfaat bagi semua pihak,” ungkap salah satu penerima bantuan.

Manager PLN UP3 Garut, Mochamad Akbar Hurianda, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial PLN untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui YBM PLN, kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan penerima sekaligus menjadi bentuk perhatian bagi mereka yang terus mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujarnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, turut menekankan pentingnya menjaga semangat berbagi dan gotong royong, terutama menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda.
“Kami berharap semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap sesama. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, YBM PLN UP3 Garut berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Momentum Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kontribusi bagi bangsa dapat dimulai dari langkah sederhana yang memberikan manfaat bagi sesama.











