Portal Berita Garoet Pos
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
Portal Berita Garoet Pos
No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle
Home News Regional

Sebanyak 381 Ekor Sapi di Garut Positif Terinfeksi PMK Yang Tersebar di 9 Kecamatan

Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) menyerang hewan ternak di Kabupaten Garut

Hermawan Furqon by Hermawan Furqon
May 12, 2022
in Regional
0
Sebanyak 381 Ekor Sapi di Garut Positif Terinfeksi PMK Yang Tersebar di 9 Kecamatan

Hewan ternak sapi dinyatakan positif terinfeksi PMK. (dok.Istimewa)

Garoetpos.com – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, melakukan pengecekan hewan ternak di Desa Kandangmukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (12/5/2022).

Pengecekan ini dilakukan menyusul ditemukannya hewan ternak, khususnya sapi yang terinfeksi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Kabupaten Garut.

Wabup dr. Helmi menyatakan, gejala PMK ini terlihat pada 10 hari yang lalu, atau tepatnya pada hari raya Idulfitri 1443 Hijriah. Berkaitan dengan hal tersebut, menerangkan, pihaknya langsung memberikan bantuan berupa obat-obatan kepada para peternak.

“Ini sebenarnya sudah banyak penyembuhan, di awal itu diperiksa oleh dinas (Dinas Perikanan dan Peternakan) itu gejala mulutnya sangat kentara (jelas), kemudian kakinya meleleh, terus dari kaki kukunya juga, nah sekarang saya lihat sudah pada sembuh, tinggal tadi yang kaki, yang dimulut tinggal sedikit,” Ujar dr.Helmi.

 

Sebanyak 381 Ekor Sapi di Garut Positif Terinfeksi PMK Yang Tersebar di 9 Kecamatan
Ternak sapi. (dok.istimewa)

Wabup Garut memaparkan, berdasarkan hasil pemantauannya, terdapat sekitar 381 sapi yang dinyatakan positif terinfeksi PMK yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Garut.

Ia juga mengatakan, atas kejadian ini, baik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, maupun pihaknya sudah mengusulkan agar statusnya dinyatakan sebagai keadaan darurat.

“Nah ini (untuk status) sudah kita usulkan dan Pak Gubernur sudah mengusulkan, karena ini beberapa kabupaten, Pak Gubernur yang sudah mengusulkan ke kementerian agar ini dinyatakan sebagai (keadaan) darurat sebagai wabah,” katanya.

Akibat infeksi PMK ini, sedikitnya ada 13 sapi yang mati, di mana 5 ekor mati karena terinfeksi dan 8 ekor mati karena harus dipotong paksa.

Oleh karenanya, Wabup mengimbau untuk pemotongan hewan yang sakit agar dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH), agar bisa diawasi secara langsung oleh dokter hewan, dan diketahui bagian mana saja yang boleh dikonsumsi oleh masyarakat.

“Jadi kaya (bagian) mulut kan, kaya kepala nggak bisa dikonsumsi, kaki (juga sama), makannya (pemotongan hewannya) harus di RPH, dagingnya (tetap) diperiksa, kalau dagingnya masih bersih (atau) tidak ada masalah bisa dikonsumsi oleh masyarakat,” imbuh dr. Helmi.

Untuk mengantisipasi penyebaran infeksi PMK ini, Wabup Garut menginstruksikan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Garut agar segera mencairkan Biaya Tak Terduga (BTT) untuk memberikan disinfektan kepada seluruh peternak sapi. Terlebih, menurut dr. Helmi populasi sapi di Kabupaten Garut ada sekitar 17 ribu.

“Kemudian juga untuk lalu lintas (di kandang hewan) kita kasih edukasi ini ke semua kandang-kandang agar tidak ada mobilisasi, tidak ada lalulintas, (karena) kita khawatir menyebar terus ke ternak-ternak yang lain,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, dengan adanya kejadian ini pihaknya akan melakukan penyekatan dan pemeriksaan bagi hewan ternak yang datang ke Kabupaten Garut.

“Untuk penyekatan ada, dari Jawa misalnya (datang) harus diperiksa, nanti kan harus bawa surat keterangan sehat (atau) surat keterangan kesehatan hewan, jadi kalau bawa itu karena itu dikeluarkan oleh pemerintah setempat atau dari dokter (hewan) setempat itu bisa jalan, tapi kalau tidak ini tidak boleh.” tandasnya. (*)

Share :
Tags: Sapi Terinfeksi PMKWabup Garut
Hermawan Furqon

Hermawan Furqon

Praktisi IT Yang Menggemari Dunia Musik, Film dan Game

Related Posts

Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen
Regional

Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen

by Hermawan Furqon
July 27, 2026
PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an
Peduli Berbagi

PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

by Hermawan Furqon
July 22, 2026
Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut
Peduli Berbagi

Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

by Hermawan Furqon
July 21, 2026
Tahun Ajaran Baru, PLN Ajak Masyarakat Garut Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50%
Regional

Tahun Ajaran Baru, PLN Ajak Masyarakat Garut Manfaatkan Promo Tambah Daya Diskon 50%

by Hermawan Furqon
July 15, 2026
Musim Layang-Layang Tiba, PLN Imbau Tidak Main Layangan Dekat Jaringan Listrik
Regional

Musim Layang-Layang Tiba, PLN Imbau Tidak Main Layangan Dekat Jaringan Listrik

by Hermawan Furqon
July 14, 2026
Next Post
Kepengurusan HPN di Sahkan Menkumham Berdasarkan KLB

Kepengurusan HPN di Sahkan Menkumham Berdasarkan Hasil KLB

Diduga Hirup Gas Beracun Dua Warga Bungbulang Tewas di Lubang Galian E

Diduga Hirup Gas Beracun Dua Warga Bungbulang Tewas di Lubang Galian Emas

Muscab DPC Demokrat Garut Dipastikan Tak di Gelar Secara Aklamasi

Muscab DPC Demokrat Garut Dipastikan Tak di Gelar Secara Aklamasi

No Result
View All Result
Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen
Regional

Lewat Talkshow Radio, PLN UP3 Garut Gencarkan Sosialisasi Promo Tambah Daya 50 Persen

by Hermawan Furqon
July 27, 2026
0

Garoetpos.com - Garut, 27 Juli 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut terus memperluas penyebarluasan informasi kepada...

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Dukungan Pendidikan Al-Qur’an dengan Penyaluran 40 Mushaf untuk Santri

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Dukungan Pendidikan Al-Qur’an dengan Penyaluran 40 Mushaf untuk Santri

July 23, 2026
PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

PLN UP3 Garut Perkuat Pembelajaran Agama Lewat Program Berbagi Mushaf Al-Qur’an

July 22, 2026
Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

Dukung Kesehatan Ibu dan Bayi, PLN Serahkan Bantuan Portable USG untuk Pemerintah Kabupaten Garut

July 21, 2026
Polsek Leles dan Leles Lestari Foundation Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polsek Leles dan Leles Lestari Foundation Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

July 20, 2026
Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN

Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN

July 16, 2026
Portal Berita Garoet Pos

  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2026 Garoetpos.com - PT Calva Literasi Mandiri - Build by Calva Indonesia

No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle

© 2026 Garoetpos.com - PT Calva Literasi Mandiri - Build by Calva Indonesia

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used