Garoetpos.com – Garut, 30 April 2026. Meningkatnya potensi gangguan listrik akibat aktivitas masyarakat, khususnya permainan layang-layang di sekitar jaringan listrik, mendorong PLN UP3 Garut memperkuat sinergi lintas sektor. Salah satunya melalui kunjungan koordinasi ke Kodim 0611 Garut sebagai langkah preventif menjaga keselamatan ketenagalistrikan di wilayah Kabupaten Garut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi kelembagaan, tetapi juga forum strategis untuk membahas langkah konkret dalam menekan potensi gangguan listrik yang dapat berdampak pada masyarakat luas.
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menyampaikan bahwa layang-layang masih menjadi salah satu penyebab gangguan, terutama di musim tertentu.
“Permainan layang-layang di dekat jaringan listrik sangat berbahaya, baik bagi pasokan listrik maupun keselamatan. Karena itu, edukasi bersama perlu diperkuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat kewilayahan penting untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0611 Garut, Andrik Fachrizal, menyambut baik inisiatif PLN dan menegaskan kesiapan jajaran Kodim untuk turut mendukung upaya sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami siap membantu PLN dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar lebih peduli terhadap keselamatan bersama dan masyarakat tidak lagi bermain layang-layang di area berisiko,” ungkapnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menekankan bahwa kolaborasi menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan listrik.
“Keselamatan dan keandalan listrik adalah tanggung jawab bersama yang perlu didukung semua pihak,” jelas Sugeng.
Melalui kolaborasi ini, PLN UP3 Garut berharap upaya edukasi dapat semakin masif dan tepat sasaran, sehingga risiko gangguan listrik akibat aktivitas layang-layang dapat diminimalisir, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.











