Garoetpos.com – Salah satu Panti Tuna Netra yang berada di Jalan Cimanuk Kampung Maktal, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, dikunjungi Ketua YBM PLN UP3 Garut said Haryadi.
Kunjungan tersebut, menurut said, untuk berbagi yaitu memberikan bantuan kepada mereka penyandang tuna netra tersebut dengan jelas.
“Alhamdulillah kunjungan kami ini disambut baik dengan penuh haru bahagia tampak gembira oleh para penyandang tunanetra”.
“Kita diketahui prihatin dengan kondisi mereka saat ini setelah bahwa, Mereka dalam khifayahnya hanya mengandalkan hidup dari jasa pijat. Yang memang dalam situasi ini nampak sepi peminat,” kata Ketua YBM PLN up3 Garut saat menyampaikan bantuan tersebut.jum,at (24/04/2026).
Said berharap, selain dirinya, ada para kaum dermawan atau siapa pun yang peduli dan sudi memberikan uluran tangan, harapnya
Karena, mereka yang. Mungkin berbeda dengan yang lain, kalau orang normal ketika mata pencahariannya terhenti masih bisa melakukan hal lainnya. Tapi kalau mereka yang memiliki keterbatasan tentu sulit untuk bangkit lagi,” tuturnya.
Said menambahkan, bantuan yang diberikan hanya sekedar untuk meringankan beban hidup keseharian para tunanetra yang memang kehilangan mata pencaharian.
“Kita berharap, bantuan terkait tersebut dapat bermanfaat dan bisa digunakan untuk bersama keluarganya” harapnya
“Mohon maaf bantuannya Sekedar makanan/sembako.Mudah-mudahan batuan ini bisa digunakan untuk makan bersama keluarga,” ucapnya.


Sementara itu, Pengelola Panti Pijat Tunanetra, Erwin Goner, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan PLN UP3 Garut kepada para penyandang tunanetra binaannya.
Erwin membenarkan, sebanyak 12 orang tunanetra yang biasa bekerja di panti pijat yang ia kelola kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Memang benar Panti pijat tunanetra yang kami kelola ini sepi pelanggan pijat yang datang,” kata Erwin.
Para penghuni panti mengaku terharu atas kepedulian yang ditunjukan seorang pejabat PLN kabupaten Garut seperti bp said haryadi. Lebih lanjut bantuan dari ketua YBM pln up3 Garut itu diberikan saat para penyandang disabilitas ini dalam kondisi kesulitan.
Memang, para penyandang tuna netra yang mengandalkan penghasilan sehari-harinya dari jasa pijat refleksi,pendapatan para penyandang tuna netra menurun drastis hingga 80 %.
Dikatakan Wa Ihin (56) salah seorang penyandang tuna netra mengaku, kunjungan rombongan ketua YBM pln up3 Garut yang dipimpin ketua YBM said haryadi, beberapa waktu lalu ini merupakan pengalamannya yang begitu spesial selama hidupnya.
Subahanallah, memang kunjungan pak said bulan ini sangat berkesan dan spesial bagi kami yang hidup dalam keterbatasan.Di saat kami kesulitan, ada seorang pejabat pln Garut seperti pak said yang peduli dan sudi mengunjungi kami.
“Kami tidak menilai berapa pemberian materi yang diberikan pak said, namun keikhlasan dan kepedulian pada kami itulah yang tak ternilai. Sungguh luar biasa memang, Alloh memberi pertolongan pada kami melalui kebaikan Pak said. Rasanya tak mungkin kami membalas kebaikan pak said hanya Allah lah yang pantas membalas dengan melipatgandakan kebaikan untuk pak kasat sekeluarga.
Sejak kunjungan pak kasat itu, kami jadi berangan-angan, undangan kami kepada para anggota untuk mengunjungi dan bersilaturami ke kantornya,” tutur Wa Ihin, seraya hingga menitikan air mata.











