web statistics
Portal Berita Garoet Pos
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
Portal Berita Garoet Pos
No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle
Home Opini

Perbedaan Perilaku Oknum Berdalih Kebebasan Pers dengan Wartawan

Ketimpangan antara Wartawan yang dikenal lewat tulisannya dengan Oknum yang mengaku sebagai Wartawan

Adis Cahyana by Adis Cahyana
November 26, 2025
in Opini
0
Ilustrasi wartawan. Foto: Istimewa

Ilustrasi wartawan. Foto: Istimewa

GAROETPOS.COM – Wartawan adalah orang yang melakukan pekerjaan kewartawanan dan tugas-tugas jurnalistik secara rutin, dalam definisi lain, wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik berupa mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi.

Baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya yang dimuat di media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran media lainnya.

Wartawan atau jurnalis adalah seorang yang melakukan kegiatan jurnalistik itu, yaitu orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa reportase) dan tulisannya dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat diaplikasikan dalam media massa, seperti koran, televisi, radio dan internet.

Wartawan mencari sumber berita untuk ditulis dalam laporan, dan mereka ditugaskan untuk menuliskan sebuah laporan yang objekti. Istilah jurnalis baru muncul di Indonesia setelah masuknya pengaruh ilmu komunikasi yang cenderung berkiblat ke Amerika Serikat. Istilah ini kemudian berimbas pada penamaan seputar posisi kewartawanan misalnya, redaktur menjadi ediotor.

Pada saat aliansi jurnalistik independen berdiri, terjadi kesadaran tentang istilah jurnalis ini. Menurut aliansi ini, jurnalis adalah profesi atau penamaan seseorang yang pekerjaannya berhubungan dengan isi media massa. Jurnalis meliputi juga kolumnis, penulis lepas, fotografer, dan desain grafis editorial. Tetapi pada kenyataan referensi penggunaannya, istilah jurnalis lebih mengacu pada definisi wartawan

 

Fenomena yang terjadi di era kebebasan pers seperti sekarang ini, banyak orang dapat mengaku wartawan. Entah orang tersebut menjadi wartawan karena memang ia memiliki kompetensi di bidang kewartawanan (Jurnalistik), atau hanya sekedar mendapatkan kesempatan menjadi wartawan karena ditawari temannya atau mengajukan permohonan ke sebuah perusahaan media dengan persyaratan tertentu.

 

Apabila ini yang terjadi, maka persoalan persyaratan mendasar yang harus dimiliki seorang wartawan, tidak lagi menjadi sesuatu yang penting. Akibatnya, banyak orang mengaku wartawan, tetapi sebetulnya dia tidak dapat menulis berita. Bahkan mereka juga dapat memperoleh legalisasi dari sebuah perusahaan media tersebut, dengan surat penugasan dan ID Card. Kemudian, tidak heran jika muncul istilah wartawan odong-odong adalagi yang menyebut wartawan “CNN” alias Can Nulis Nulis, wartawan bodrek dan lain sebagainya.

 

Wartawan harus terus mengasah kemampuan menulisnya, tidak hanya untuk memperkaya keterampilan, tetapi juga untuk beradaptasi dengan dinamika zaman yang terus berubah. Di zaman digital ini, tempat di mana informasi bergerak cepat, kemampuan untuk menulis dengan jelas dan berimbang sangatlah penting.

Bagi wartawan muda, hal ini adalah panggilan untuk mengejar kualitas dalam setiap tulisan mereka. Setiap laporan atau artikel yang ditulis adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan, bukan hanya sebagai penulis yang melaporkan fakta, tetapi sebagai seorang pencerita yang memiliki dampak dalam membentuk opini dan menggerakkan masyarakat.

Dalam dunia jurnalistik, nama wartawan sering kali akan dikenang karena tulisannya, bukan hanya dari apa yang mereka lakukan di balik layar. Tulisannya adalah warisan yang mereka tinggalkan, dampaknya bisa terasa dalam jangka panjang. Maka, setiap wartawan harus menyadari bahwa mereka memiliki kekuatan besar dalam bentuk kata-kata. Dengan menulis dengan bijaksana, berintegritas, dan penuh kreativitas, wartawan dapat menciptakan tulisan yang tidak hanya menginformasikan, tetapi juga menginspirasi dan memengaruhi dunia.

Tulisannya adalah cerminan dari siapa mereka, dan lebih penting lagi, cerminan dari dunia yang mereka liput. Wartawan yang tulisannya diingat adalah mereka yang tidak hanya mengabarkan berita, tetapi juga mengubah cara kita melihat dunia. (*)

Share :
Tags: Fungsi WartawanJurnalisWartawan
Adis Cahyana

Adis Cahyana

Jurnalis, Content Editor, Pemerhati Sosial, Politik dan Kemasyarakatan.

Related Posts

Korelasi Era Digital dan Kebiasaan Warga Imbanagara Raya Ciamis Dalam Melestarikan Warisan Budaya Leluhur
Opini

Korelasi Era Digital dan Kebiasaan Warga Imbanagara Raya Ciamis Dalam Melestarikan Warisan Budaya Leluhur

by Adis Cahyana
November 16, 2025
Muharam dan Cucu Nabi yang Terlupakan
Opini

Muharam dan Cucu Nabi yang Terlupakan

by Hermawan Furqon
July 10, 2024
Maharaja Rakeyan Sancang Garut, Sahabat Sekaligus Loyalis bagi Rasulullah SAW dan Sayyidina Ali RA
Opini

Maharaja Rakeyan Sancang Garut, Sahabat Sekaligus Loyalis bagi Rasulullah SAW dan Sayyidina Ali RA

by Hermawan Furqon
May 19, 2023
Dampak Negatif Teknologi Internet Bagi Kejahatan Politik
Opini

Dampak Negatif Teknologi Internet Bagi Kejahatan Politik

by Hermawan Furqon
April 18, 2023
Mengenal Manajemen Treasury dalam Pemerintahan Desa garoetpos.com
Opini

Mengenal Manajemen Treasury dalam Pemerintahan Desa

by Hermawan Furqon
April 12, 2023
Next Post
PLN UP3 Garut Siaga Listrik Dukung Gebyar Pesona Budaya Garut 2025

PLN UP3 Garut Siaga Listrik Dukung Gebyar Pesona Budaya Garut 2025

PLN UP3 Garut Rayakan Hari Guru Nasional dengan Berbagi Kebahagiaan dengan Guru Relawan

PLN UP3 Garut Rayakan Hari Guru Nasional dengan Berbagi Kebahagiaan dengan Guru Relawan

PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan Ambulans untuk Tiga Lembaga Sosial di Garut

PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan Ambulans untuk Tiga Lembaga Sosial di Garut

No Result
View All Result
Cognitive Technology What It Is, Why It Matters, and How Organizations Are Using It Today
English Version

Cognitive Technology: What It Is, Why It Matters, and How Organizations Are Using It Today

by Hermawan Furqon
January 10, 2026
1

Cognitive technology is a practical umbrella term for software that mimics aspects of human cognition—perceiving, reasoning, learning, and conversing—to help...

Quantum Computing: The Next Technological Revolution

Quantum Computing: The Next Technological Revolution

January 10, 2026
How Faster Loading Speed from the Best Hosting Can Boost Your SEO

How Faster Loading Speed from the Best Hosting Can Boost Your SEO

January 10, 2026
Best Insurance Companies in Indonesia Safeguarding Your Future Garoetpos.com,png

Best Insurance Companies in Indonesia – Safeguarding Your Future

January 10, 2026
Process For Hard Drive Data Recovery and Data RAID Recovery www.garoetpos.com

Process For Hard Drive Data Recovery and Data RAID Recovery

January 10, 2026
More Benefits of Project Management Software For Your Company garoetpos.com

More Benefits of Project Management Software For Your Company

January 10, 2026
Portal Berita Garoet Pos

  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2023 PT Garoet Pos Media - Build by Calva Indonesia

No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle

© 2023 PT Garoet Pos Media - Build by Calva Indonesia

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used