free web site hit counter
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, September 20, 2026
Garoet Pos
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
    • Breaking News
    • Depth News
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    • Regional
    • Soft News
    • Video News
  • Entertainment
    • Netizen
  • Lifestyle
    • Feature
    • Travel
    • Fashion
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Netizen
  • Technology
No Result
View All Result
Garoet Pos
No Result
View All Result
Home News Regional

Catatan Perjuangan Nakes dan Non Nakes di Garut Untuk Menentukan Nasibnya

Hermawan Furqon by Hermawan Furqon
July 2, 2022
in Regional
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garoetpos.com – Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan mendasar bagi semua manusia. Karena tanpa kesehatan yang baik, maka setiap manusia akan sulit dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari. Tenaga kesehatan (Nakes) berperan besar dalam menentukan pembangunan kesehatan. Baik itu Nakes yang berstatus honorer maupun yang berstatus ASN. Bekerja sebagai Nakes maupun Non Nakes adalah mengabdi kepada kemanusiaan dan menjadi pelayan masyarakat.

Namun kini, pemerintah telah memutuskan bahwa pada tahun 2023, tenaga honorer akan hapus dan beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keputusan pemerintah itu membuat honorer nakes dan non nakes cemas akan nasibnya. Salah satunya nakes dan non nakes nonorer yang ada di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Forum Komunikasi Honorer Nakes (FKHN) Kabupaten Garut, masih khawatir meskipun sudah ada kabar baik mengenai pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2022. Pasalnya, hingga saat ini Tenaga Kesehatan maupun non tenaga kesehatan honorer belum juga diangkat menjadi ASN ataupun PPPK.

Berikut ini sejumlah catatan FKHN Kabupaten Garut untuk memperjuangkan nasib nakes dan non nakes yang dihimpun Garoetpos.com.

1. FKHN Garut melalukan aksi demontrasi dan audiensi pada Kamis (23/6) di Gedung DPRD Garut telah membangun pemahaman dan kesadaran honorer nakes non nakes bahwa pemerintah bermaksud menghapus honorer pada 28 November 2023. Diam berarti tenggelam, nakes non nakes di fasyankes dan masyarakat akan jadi korban, berjuang pasti menemukan jalan demi secercah harapan.

2. Aksi demontrasi FKHN yang melibatkan seribuan lebih honorer lintas profesi kesehatan dan non nakes dari berbagai pelosok dan instansi kesehatan telah membentuk opini publik bahwa honorer nakes non nakes terdzolimi, garda terdepan yang nyaris terdepak, termarjinalisasi bukan diapresiasi.

3. Konsultasi FKHN bersama komisi 4 DPRD, Sekda dan Dinkes kepada Dirjen Nakes Kemenkes RI membuka fakta bahwa Pemda Garut belum miliki konsep yang jelas dan tidak serius dalam menyikapi SE Kemenpan RB tentang penghapusan honorer, kuota 100 formasi PPPK untuk honorer nakes non nakes sangat tidak rasional dari kebutuhan di lapangan. Jika situasi ini dibiarkan, FKHN pastikan pelayanan kesehatan di Garut akan lumpuh saat honorer dihapuskan.

4. Ketidakjelasan sikap Pemda juga terjadi karena kurangnya input dan pergerakan dari para honorer nakes non nakes sendiri yang tidak pernah berpikir tentang penghapusan honorer, selama ini sudah nyaman dengan sistem BLUD dalam penggajihan dan perekrutan nakes. Serta analisis, pemetaan dan pengelolaan SDM nakes non nakes oleh Kemenkes RI yang tidak jelas serta kebijakan yang tambal sulam.

5. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama bagi Pemda Garut untuk menambah kuota PPPK nakes non nakes sesuai SISDMK, karna sesuai Perpres 98 tahun 2020 sistem penggajihan dan tunjangan PPPK menjadi kewajiban Pemda setempat.

Oleh sebab itu, FKHN pun mempertanyakan jika untuk honorer guru Pemda Garut berani menentukan kuota besar, kenapa untuk pahlawan kemanusiaan, garda terdepan para honorer nakes non nakes, Pemda hanya memberikan kuota ala kadarnya.

6. FKHN Garut Konsultasi ke Kemenpan RB pada Kamis (30/6), yang mendapatkan informasi dari pejabat setempat bahwa jika ada tambahan pengajuan formasi PPPK nakes non nakes ditunggu paling lambat 8 Juli 2022. FKHN Garut berharap dapat maksimalkan peluang tersebut, menurutnya lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Agar sejarah mencatat bahwa mereka sudah berjuang.

Sementara Ketua FKHN Kabupaten Garut, Emul Mulyana mengatakan jika para Honorer Nakes dan non Nakes harus tetap bergerak konsolidasi dan koordinasi untuk menentukan nasibnya sendiri.

“Kita tidak mungkin menggantungkan hidup pada orang lain. Saatnya honorer kesehatan konsolidasi, koordinasi dan bergerak tentukan nasibnya sendiri”.,ujarnya.

Menurutnya, dalam menentukan nasib para tenaga kesehatan, FKHN akan tetap berjuang sampai titik darah penghabisan. Selain itu juga FKHN meminta pemerintah membuka formasi pengangkatan PPPK bagi non nakes. karena menurutnya, peran dari non nakes juga sangat penting dan patut di apresiasi. (Adis Cahyana)

Tags: FKHN GarutNakesTenaga Honorer Dihapus
Previous Post

LBH Pajajaran dan SIAGA 98 Sarankan Lili Pintauli Siregar Tak Mundur Sebagai Komisioner KPK

Next Post

Nasabah Bank BRI Menyesalkan Bank BUMN itu Kekurangan Kartu ATM

Hermawan Furqon

Hermawan Furqon

Praktisi IT yang mempunyai hobi bermusik dan games.

Next Post

Nasabah Bank BRI Menyesalkan Bank BUMN itu Kekurangan Kartu ATM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jelang HUT ke-81 RI, PLN UP3 Garut Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan Kelistrikan melalui Podcast

Jelang HUT ke-81 RI, PLN UP3 Garut Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan Kelistrikan melalui Podcast

August 10, 2026

Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

April 1, 2026
PLN UP3 Garut Dukung Produktivitas Industri Melalui Penyalaan Listrik PT Mandala Logam Utama

PLN UP3 Garut Dukung Produktivitas Industri Melalui Penyalaan Listrik PT Mandala Logam Utama

August 10, 2026
Semester I 2026,PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat

Semester I 2026,PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat

August 10, 2026
Tentang Kita Dan Hanya Kita

Tentang Kita Dan Hanya Kita

3
Penyakit Langka Perenggut Penglihatan Anak

Penyakit Langka Perenggut Penglihatan Anak

2

LSM PENJARA PN Garut Dorong Program Lapad Ruhama Dibuka Kembali, Anton : Pasien Miskin Jangan Resah

1
Quantum Computing: The Next Technological Revolution

Quantum Computing: The Next Technological Revolution

1
Menjejak Manfaat di Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cisewu

Menjejak Manfaat di Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cisewu

September 11, 2026
Bulog salurkan 13 ribu ton beras bantuan pangan untuk 437.793 keluarga

Bulog salurkan 13 ribu ton beras bantuan pangan untuk 437.793 keluarga

September 10, 2026
Menanam Harapan di Tanah Sumedang, PNM Kukuhkan Komitmen Keberlanjutan Lewat PKU Akbar

Menanam Harapan di Tanah Sumedang, PNM Kukuhkan Komitmen Keberlanjutan Lewat PKU Akbar

September 10, 2026
Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Kunjungi Pelanggan Industri untuk Perkuat Sinergi

Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Kunjungi Pelanggan Industri untuk Perkuat Sinergi

September 9, 2026

Recent News

Menjejak Manfaat di Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cisewu

Menjejak Manfaat di Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cisewu

September 11, 2026
Bulog salurkan 13 ribu ton beras bantuan pangan untuk 437.793 keluarga

Bulog salurkan 13 ribu ton beras bantuan pangan untuk 437.793 keluarga

September 10, 2026
Menanam Harapan di Tanah Sumedang, PNM Kukuhkan Komitmen Keberlanjutan Lewat PKU Akbar

Menanam Harapan di Tanah Sumedang, PNM Kukuhkan Komitmen Keberlanjutan Lewat PKU Akbar

September 10, 2026
Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Kunjungi Pelanggan Industri untuk Perkuat Sinergi

Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Garut Kunjungi Pelanggan Industri untuk Perkuat Sinergi

September 9, 2026
Garoet Pos

Portal berita Garoetpos.com merupakan media online yang menampilkan konten menghibur, mendidik namun tetap kritis, berimbang dan terukur.

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 Garoet Pos - Dari Garut Untuk Indonesia by Calva Indonesia.

No Result
View All Result
  • News
  • Entertainment
  • Netizen
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Religi
  • Sainstek
  • Seni Budaya
  • Sosial
  • Lifestyle

© 2026 Garoet Pos - Dari Garut Untuk Indonesia by Calva Indonesia.